Tips Sampah Tanpa Bau (Mengelola Sampah)

http://www.kemarilah.com 
 
Ini adalah bulan kelima aku mencoba mengelola sampah rumah tangga menggunakan cara takakura. Sampah biasanya kubuang seminggu sekali. Sambil membawa kresek sampah seminggu sekali biasanya kubuang di tempat penampungan sampah kedung cowek. Pekerjaan yg sangat menyiksa (hahaha) tapi harus dilakukan, apalagi selalu saja belatung muncul di dalamnya.. ih.. jijay deh.

Tapi itu dulu, sejak lima bulan lalu aku menggunakan teknik takakura. Setelah baca sana-sini, takakura itu intinya sampah jangan sampai basah dan kubur dengan humus.

Model tempat sampahku terdiri dari :
1. Kardus bekas Mie
2. Tempat sampah yg pas utk kardus Mie (aku sendiri pake kayu biasa sbg tempatnya)
3. Humus / kompos dari tanaman
4. Serbuk kayu

Cara buatnya :
Tempat sampah diisi serbuk kayu sebagai tempat serapan air. alangkah baiknya jika serbuk dimasukkan ke dalam kain, karena dr beberapa percobaan kalau tidak dimasukkan kain akan dibawa semut, sehingga sekeliling tempat sampah jadi sarang semut dan serbuk kayu berceceran. 

 

 

Isi kardus di atas serbuk kayu tersebut dengan humus / kompos yg sudah jadi. Jangan menggunakan kompos dari hewan karena baunya gak ketulungan. Isi kompos sampai setengahnya. Tutup atasnya dengan apa saja, yg penting gak bisa dimasukin bangsa tikus.


 

Sampah dapur masukkan saja semua kesitu, lalu timbun sampah dengan kompos yg ada.
Sebagai acuan efektifitas takakura ini, hasil limbah ikan biasanya langsung kumasukkan kesana, dan hasilnya tidak amis sama sekali.

Bahkan kalau ada sisa jeruk kumasukkan, maka baunya menjadi bau jeruk.
Satu hal yg aneh, sampah ini sampai 2-3 bulan tidak penuh. Pembuatan baru itu hanya karena kardus yang jadi lembek atau lagi kepingin buat pupuk untuk tanaman.

Tips Bokashi Express (24 jam)

Bahan :
  1. Jerami kerig/daun-daun kering/sekam/serbuk gergaji atau bahan apa saja yang dapat difermentasi (200kg)
  2. Bokashi yang sudah jadi 20 kg
  3. Dedak halus (20 kg)
  4. Gula pasir (5 sendok makan)
  5. EM4 (200 ml/20 sendok makan)
  6. Air secukupnya

Cara Pembuatan:

Langkah Pertama:
  • Larutkan gula, EM4 kedalam air
  • Capurkan secara merata dedak halus, jerami kering/daun-daun kering/sekam/serbuk gergaji atau baha apa saja yang dapat difermentasi dengan Bokashi yang sudah jadi

Langkah kedua:

  • Siramkan larutan EM4 secara perlahan-lahan kedalam campuran tadi secara merata
  • Lalu tes adonan dengan cara mengepal, apabila adonan yang dikepal tersebut tidak mengeluarkan air dan setelah kepalan dilepas adonan tidak mekar, maka adonan tersebut sudah jadi.
  • Tempat meratakan adonan harus berada dibawah naungan dan terhindar dari hujan/genangan air
  • Ratakan adonan tesebut diatas permukaan tanah tinggi 10-20 cm lalu ditutup dengan karung goni / karung plastik selama 4-7 hari.
  • Pertahankan suhu gundukan adonan pada suhu 40-50˚C. Jika suhu gundukan lebih dari 50˚C bukalah karung penutup dan adonan dibolak balik, lalu ditutup kembali. Pengecekan dapat dilakukan 4-5 jam
  • Setelah 24 jam Bokhasi bisa digunakan sebagai pupuk organik.
Pemesanan dan Pembelian Serbuk Kayu 
Hubungi Doni/Anisa:
031-71997262 / 081 332 998866 / Pin BB 320 d 0594


Kemas & Pengiriman : Truck/ Kontainer
Jumlah; Tak Terbatas
Cara Pembayaran: Tunai



Tips Pembuatan Pupuk Kompos

Bahan :
• Sisa tanaman, hijauan
• Kotoran ternak
• Kapur
• MOL

Cara Pembuatan:
  1. Semua bahan yang besar dan panjang dipotong/dicincang
  2. Letakan dan susun bahan-bahan diatas tempat/tanah yang terhindar dari genangan air
  3. Lapisan ke 1 letakan/sebarkan sisa tanaman seperti jerami setebal 40 cm, sirami dengah MOL hingga bahan dalam kondisi lembab (tidak terlalu basah dan tidak kering).
  4. Letakan bahan organik lain dan serbuk gergaji dilapisan ke 2, sirami dengan MOL
  5. Lapisan ke 3 kotoran hewan, sirami dengan MOL
  6. Lapisan ke 4 bahan lainnya dan terus didikuti dengan MOL
  7. Dan lapisan paling atas taburi kapur dengan rata, hingga mencapai ketinggian 1,2 meter.
  8. Pada saat menyusun bahan, letakan bambu (pada ruas/buku telah dilubangi) agar sirkulasi udara berjalan dengan baik dengan jarak antara bambu yang satu dengan bambu yang lain 1 meter
  9. Jika perlu ditutup dengan terpal untuk menambah kelembaban agar cepat terjadi proses penghancuran oleh mikroorganisme.
  10. Biarkan selama 3 hari, dan lakukan pengontrolan terhadap kelembaban dan suhu udara jika terlalu panas atur suhu dengan membalikan bahan tersebut, jika terlalu basah tambahkan sekam padi dan jika terlalu kering tambahkanMOL

Cara Penggunaan:
• Benamkan kompos tersebut disekitar tanaman
• Untuk lahan sawah bisa langsung ditebar






Tips Usir Hama Keong Dengan Serbuk Gergaji

 Banyak orang mendadak menyukai lagu keong racun setelah lagu ini dipopulerkan oleh 2 mojang geulis asal Bandung, tapi keong racun dan kerabatnya mungkin adalah musuh paling tidak disukai oleh sahabat LembahPinus.Com yang mengkebunkan sayur-sayuran baik untuk digunakan sendiri atau ditanam secara komersial.

Strategi keong ternyata cukup lihai ketika memutuskan untuk menyerang tanaman kesayangan sahabat LembahPinus.Com, keong memilih menghindari konfrontasi langsung dengan sahabat LembahPinus.Com dengan memilih penyerangan malam hari ketika sahabat LembahPinus.Com tertidur untuk menggerogoti setiap helai daun kubis dan selada, kemudian bersembunyi di siang hari, tidur kekenyangan dalam cangkang kerasnya.

Pestisida sistemik seperti Furadan 3GR tentu saja bisa digunakan untuk mengatasi serangan hama keong pada tanaman sayuran, tetapi siapa juga yang mau mengkonsumsi daun selada yang terkontaminasi residu Furadan di tengah isu paparan radiasi nuklir pada produk-produk pertanian Jepang sekarang ini?

Solusi organik untuk mengatasi serangan hama keong sebenarnya tidaklah terlalu sulit, tidak perlu pestisida kimia untuk mengusir binatang eksotis ini. Sahabat LembahPinus.Com dapat mencoba menaburkan sebuk gergaji di tanah sekitar tanaman dan niscaya keong akan menjauhi tanaman kesayangan sahabat LembahPinus.Com. Tekstur serbuk gergaji tidaklah nyaman terasa pada tubuh lunak mereka sehingga mereka akan memilih untuk menjauh.

Manfaat lainnya yang dapat sahabat LembahPinus.Com peroleh dari pemberian serbuk gergaji adalah bertambahnya tabungan Kalium untuk tanaman. Dalam proses dekomposisinya, unsur kalium yang terkandung dalam serbuk gergaji akan menjadi pupuk bagi tanaman. Pada sistem metabolisme tanaman, kalium diperlukan dalam pemyusunan protein dan pembentukan gula sehingga buah yang dihasilkan tanaman akan lebih manis dan berkualitas.

Jika sahabat LembahPinus.Com susah untuk mendapatkan serbuk gergaji, sahabat dapat menggunakan abu kayu, pecahan cangkang telur, dan garam sebagai pengganti. Jadi tidak ada alasan lagi untuk mencoba tidak ramah dengan bumi. 



Pemesanan dan Pembelian Serbuk Kayu 
Hubungi Doni/Anisa:
031-71997262 / 081 332 998866 / Pin BB 320 d 0594


Kemas & Pengiriman : Truck/ Kontainer
Jumlah; Tak Terbatas
Cara Pembayaran: Tunai



Tips dan Trik Budidaya Jamur Tiram Putih (5)


Inkubasi

Setelah proses inokulasi selesai, baglog yang telah disuntikkan bibit jamur tiram putih dipindahkan ke ruang inkubasi.

Tips

  1. Inkubasi area haruslah tempat yang benar-benar bersih. Untuk memastikannya, sebaiknya sterilkan ruang inkubasi dengan menyemprotkan formalin 2% di sekitar rak inkubasi.
  2. Pada awal perletakan baglog di rak inkubasi, sebaiknya tidak terlalu banyak cahaya dan sirkulasi udara.
  3. Tapi setelah kurang lebih 1 minggu - 10 hari, tambahkan cahaya dan sirkulasi udara yang cukup.
  4. Tempat rak inkubasi sebaiknya bersuhu kamar rata-rata 25 derajat C - 28 derajat C. Jika suhu pada ruangan inkubasi terlalu tinggi diatas 32 derajat C, biasanya terlalu beresiko dan dapat menyebabkan kegagalan tumbuh miselium. Hal ini disebabkan pertumbuhan miselium sangat rentan terhadap bakteri thermofilik.
  5. Pemindahan baglog dari ruang inkubasi ke kumbung/mushroom house sebaiknya dilakukan saat miselium telah mencapai lebih dari 30%

Tips dan Trik Budidaya Jamur Tiram Putih (4)

Step 4 
INOKULASI MEDIA

Baglog yang telah disterilisasi dalam steamer diletakkan dalam ruang inokulasi

Yang PERLU diperhatikan :
  • Perletakan baglog jangan ditumpuk terlalu tinggi, maksimal 3 tumpuk saja.
  • Ruang inokulasi harus bersih sekali, sangat rapat, bahkan tidak boleh ada udara masuk. (sebaiknya sih diberi Air Conditioning AC).
  • BAGLOG SUDAH CUKUP DINGIN SAAT DI INOKULASI
  • WARNING, baglog yang masih bersuhu diatas 50 derajat akan beresiko mati jika diinokulasikan bibit jamur
Bahan yang perlu disiapkan saat inokulasi bibit jamur tiram :
  • Bunzen (kompor spritus kecil)
  • Bibit jamur tiram putih
  • Spatula atau stang stainless steel
  • Spritus untuk bahan bakar bunzen
  • Alcohol 96% untuk sterilkan tangan, kaki, dan badan
  • Kertas koran untuk penutup baglog
  • Karet
Langkah inokulasi:
  1. Semprot tangan, kaki, badan dengan alcohol sebelum memasuki ruang inokulasi
  2. Nyalakan bunzen dan USAHAKAN SELAMA PROSES INOKULASI, BIBIT SELALU DEKAT DENGAN NYALA API.
  3. Buka cincin baglog, lalu masukkan bibit jamur tiram putih secukupnya dalam baglog
  4. pasang kembali cincin, dan tutup dengan kertas koran dan rapatkan dengan karet
  5. KERTAS KORAN HARUS DALAM KEADAAN STERIL JUGA, SEBAIKNYA IKUTKAN SAAT PROSES STERILISASI BAGLOG DALAM STEAMER.
Tips
  1. Tingkat keberhasilan inokulasi sangat tergantung ketelitian, kebersihan ruang inokulasi sterilnya tangan dan kaki, dan dekat dengan nyala api bunzen
  2. Inokulasi yang baik biasanya akan memunculkan bibit jamur berupa seperti mengapas
  3. dalam waktu kurang lebih 10 hari, mizelium telah mencapai hampir 50%.
  4. Setelah di inokulasikan, letakkan media baglog dalam rak-rak inkubasi boleh dalam posisi vertikal atau horizontal mana saja yang lebih menghemat tempat.
  5. Rak inkubasi hendaknya bersih, terletak dalam ruangan yang tidak terlalu terang
  6. Setelah 10 hari boleh dilakukan sirkulasi udara, atau langsung saja dilakukan pemindahan ke kumbung

Tips dan Trik Budidaya Jamur Tiram Putih (3)

Step 3
Sterilisasi Media Baglog

Media yang telah dikemas dalam bentuk baglog, selanjutnya harus disterilkan. Sterilisasi media biasanya dengan dikukus atau di uapkan hingga suhu dalam media baglog mencapai 100 derajat C.

Cara 1

  • Diuapkan langsung menggunakan drum 
  • Susun baglog di dalam drum (biasanya berkapasitas 60 baglog) 
  • Uapkan hingga suhu mencapai 90 - 100 derajat C
  • Setelah suhu tercapai, biarkan konstan selama 3 - 4 jam
  • Untuk ekonomisnya gunakan kayu bakar yang bisa dibantu dengan batu bara, lalu di blower dengan kipas angin. 
  • Bisa juga menggunakan kompor minyak tanah, tetapi sekarang karena konversi ke gas LPG, penggunaan kompor minyak tanah menjadi kurang ekonomis. 
  • Biarkan mendingin hingga suhu di kisaran 50 derajat, baru dipindahkan ke ruang inokulasi



Cara 2

  • menggunakan ruang steam (steamer) 
  • Susun baglog secara berdiri (vertikal) Jika disusun horizontal (tidur) kepadatan baglog harus bagus dan isi steamer harus penuh.
  • JIKA KEPADATAN KURANG JANGAN DISUSUN TIDUR, SOALNYA BAGLOG BISA RUSAK (Oleh tekanan uap panas ) SAAT PROSES STERILISASI. 
  • Uap panas di alirkan ke dalam steamer menggunakan boiler 
  • Penggunaan boiler ini untuk menghasilkan uap panas dengan optimal dengan penggunaan bahan bakar yang ekonomis
 

foto steamer baja (reff FAO)


Kiri adalah boiler kapasitas 100liter yang kemudian
mengalirkan uap panas ke steamer bagian kanan
TRIK :
  • Jangan lupa menutup ujung media baglog dengan plastik sebelum dikukus.
  • Pastikan suhu media (termometer tertancap ke baglog) telah mencapai 100 derajat C
  • Media baglog yang matang (cukup dikukus) diindikasikan dengan warna yang lebih gelap dari pada sebelum dikukus
  • Lama proses sterilisasi jika menggunakan steamer atau drum ini berkisar antara 10 - 14 jam.
  • Jika menggunakan autoclaf lama sterilisasi biasanya hanya memakan waktu 6 jam
Tampak penyusunan baglog tidur dalam steamer dan posisi termometer tertancap di baglog sehingga yang terpantau adalah suhu media


Suhu media pada proses sterilisasi harus mencapai 100 derajat C

Tips dan Trik Budidaya Jamur Tiram Putih (2)

Step 2
Membuat Campuran Media Baglog


Setelah serbuk gergaji cukup waktu, dibuatlah campuran media baglog.
Refferensi campuran antara lain :

- Serbuk gergaji 100kg
- Tepung jagung 10 kg
- Dedak/bekatul 10 kg
- Pupuk sp 36 0.5kg
- Gip 0.5 kg
- air 50 - 60%

Referensi lain :
- Serbuk gergaji
- 5 - 15% bekatul
- 2% kapur
- 2 % gips
- air 65 %

Cukup sederhana ternyata..
Kalau campuran kami :
- 100 kg serbuk gergaji
- Bekatul 9kg - 15kg
- Opsional tepung jagung 5kg kalau memungkinkan
- Kalsium 1 kg
- Gula (kemudian dilarutkan) 0.5kg

TIPS NOTE :
Bekatul dan tepung jagung adalah nutrisi media. 

Ukurannya sangat tergantung jenis stren dari jamur tiram putih yang ingin dibudidayakan.
Untuk daerah dingin (suhu rata2 di bawah 25derajat C) memungkin kan untuk menambah nutrisi hingga 15-20%, tetapi untuk budidaya di daerah panas (diatas 29derajat C) sebaiknya maksimal menggunakan nutrisi 10%. Karena bibit jamur sangat rentan terhadap bakteri termofilik.

Trik
- Usahakan campuran tercampur dengan homogen dan merata
- Gunakan plastik roll polipropilen 0.05 x 18cm yang dipotong2 per 35cm
- Kadar air jangan terlalu tinggi
- Berat baglog rata-rata sebelum di steam untuk ukuran ini adalah 1350gram
- Lokasi pencampuran usahakan yang higienis.
- Sehari sebelum digunakan mencampur, ada baiknya di sterilisasi menggunakan formalin

Tips dan Trik Budidaya Jamur Tiram Putih (1)

 Tips 1
penyiapan serbuk gergaji

Serbuk kayu/gergaji yang umum digunakan dalam budidaya jamur tiram putih adalah :
- Kayu sengon laut
- Kayu mahoni
- Kayu nangka/mawar
- Kayu kampung
- Kayu meranti

WARNING, Jangan menggunakan kayu yang bergetah seperti KAYU CEMARA,  DAMAR, PINUS

Tips :

  1. Letakkan kayu di lokasi yang terlindung, sebaiknya jangan kena hujan, karena nanti akan kesulitan dalam menentukan kadar air 
  2. Serbuk gergaji jangan langsung digunakan, tapi timbun dahulu selama kurang lebih 3 minggu 
  3. Pada saat ditimbun, campur lah serbuk gergaji dengan kapur dengan perbandingan: 20 kg serbuk gergaji ditabur sekitar satu genggam kapur. 
  4. Tujuan menaburkan kapur adalah untuk mengatur ph dari serbuk gergaji 
  5. Ada baiknya tetap di cek ph sekitar 7.
WARNING, jika ph sampai 8 atau lebih 90% akan menyebabkan kegagalan

Triks : 

  1. Ukuran serbuk gergaji yang kasar dan halus menentukan jumlah. 
  2. Sebaiknya pilih ukuran serbuk gergaji yang halus karena lebih mudah dalam pengaturan kadar air, dan juga berat yang didapat biasanya lebih banyak. 
  3. Sebaiknya sesedikit mungkin biaya dikeluarkan untuk serbuk gergaji, idealnya memang budidaya jamur adalah memanfaatkan limbah serbuk gergaji
  4. Biasanya di daerah Malang dan sekitarnya, harga serbuk gergaji jika beli curah dalam satu truknya sekitar Rp.1.200.000. Dan bisa menghasilkan kurang lebih 4000 baglog. Berarti biaya per baglog untuk serbuk gergaji adalah Rp.300,-
  
WARNING : JANGAN DIBELI JIKA DI KURS KAN KE BAGLOG HARGA DIATAS Rp.500,- 

Kecuali harga jamur tiram di daerah Anda lebih dari Rp.12.000 /kg di tingkatan petani.

Umumnya dari satu truk curah, bobot serbuk gergaji dengan kadar air normal adalah sekitar 4-5 ton.

Lebih menguntungkan membeli serbuk gergaji dalam zak (pakan ternak). Berat rata-rata per zak nya 20kg. Satu truk bisa membawa hingga 250 zak lebih.

Jual Serbuk Kayu

Kami siap mensuplai berbagai macam jenis serbuk kayu baik sawmill maupun moulding ke berbagai daerah utamanya jawa timur untuk segala macam kebutuhan industri

Sangat cocok untuk:
  1. Bahan baku industri pembuatan Hardboard
  2. Bahan baku industri pembuatan obat nyamuk
  3. Bahan baku sawdust charcoal
  4. Bahan baku pembuatan jamur tiram
  5. Bahan bakar industri pembuatan kapur
  6. Campuran bahan pembuatan pupuk / kompos
  7. Peternakan ( hamster , ayam dll ) 
Pemesanan dan Pembelian Serbuk Kayu 
Hubungi Doni/Anisa:
031-71997262 / 081 332 998866 / Pin BB 320 d 0594
 

Kemas & Pengiriman : Truck/ Kontainer
Jumlah; Tak Terbatas
Cara Pembayaran: Tunai